Film Korea Tersedih Ulung Tempo-tempo

Film Korea Tersedih Ulung Tempo-tempo

Sampai saat ini terjumpa banyak sekali film Korea yang sedang digemari oleh para pecinta dari film dan terutama untuk para pemuja segala tentang Korea. Berbagai macam genre film Korea ini juga dapat memberi kesan yang tersendiri. Diawali dari selamanya membuat sebal hingga kaul sedihnya yang mengharukan. Oleh karena itu tidak jarang para penonton yang nonton film Korea sedih yang banyak memberikan pesan kehidupan dan membuat menetaskan air mata dalam sepanjang film.

Berikut ini beberapa rekomendasi daripada film Korea yang sedih dan terbaik. Dan begitu juga dengan beberapa deretan film sedih Korea berikut ini yang harus jadi watching list untuk dalam tonton. Oleh sebab itu dijamin untuk nonton film Korea tersebut yang bakal membuat karet penikmat film ini akan berkaca-kaca & akan bertambah tegar pada menjalani hidup.

Film testimoni pertama merupakan Kim Ji Young Born 1982 pada tahun 2019 lalu. Dimana kim Ji Young itu merupakan satu diantara dari film Korea yang Terbaik serta sempat menyentengkan sebuah pergaduhan karena membawa isu mengenai perempuan & juga budaya patriarki yang ada di tengah warga. film korea tersedih fiksi yang berjudul sama dengan karya Cho Nam Joo. Dimana film ini yang menceritakan wanita Korea yang berusia sekitar 30an yang bernama Kim Ji Young.

Kim acap merasa ukuran di dalam kesehariannya sebagai permulaan rumah tangga yang sepenuhnya. Meskipun Kim telah menikah dengan seorang adam yang sangat dia cintai. Dia mencoba sangat muluk untuk bisa membesarkan anak perempuannya. Serta demi seluruhnya Kim terdesak menanggalkan berbagai hal yaitu termasuk hal yang dia sukai.

Walaupun melawan kata hatinya, kim wajar saja meyakini bahwa dia akan hati-hati saja pada melewati kesehariannya bersama dengan keluarga kecilnya tersebut. Walakin bahwa suaminya yang dinamakan Dae Hyeon ini memperhatikan kehidupannya telah membebani Kim Ji Young dan diatas yang dia sadari. Galau bahwa Dae Hyeon menentang psikiater dan kemudian mengatakan istriku akan bidis menjadi seseorang yang lain.

Film berikutnya adalah Birthday pada tahun 2019. Dan dapat dilihat dari judulnya saja kalau mungkin film Korea yang satu itu banyak menyampaikan mengenai hal-hal yang menggembirakan. Akan tetapi tidak demikian. Kalau film yang satu tersebut mengangkat satu kisah nyata dari sebuah peristiwa dari tenggelamnya kulit feri dengan tragis serta menewaskan sampai lebih daripada 300 orang-orang.

Diceritakan kalau kedua dari orang tua yang bernama Jung il serta Soon nam. Dimana itu kehilangan seorang putra sulungnya su ho karena tragedi kapal ferry pada tercecer 16 April 2014. Serta sebagai seorang ayah Kalau dia merasakan sangatlah senjang sebab bukan berada pada samping Su ho di saat tragedi merenggut nyawa putranya itu. Sehingga film ini dikenal sebagai film Korea tersedih sepanjang masa.